penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang berjudul "Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Air Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk) secara Spektrofotometri UV-Vis". Karya Tulis Ilmiah ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan program Pendidikan DIII Farmasi di STIKES Nasional Surakarta.
Salah satu tumbuhan di Indonesia yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan makanan maupun obat-obatan ialah tanaman kelor (Moringa oleifera L.). Kelor termasuk ke dalam familia Moringaceae dan memiliki banyak sebutan, seperti kelor, kerol, marangghi, moltong, kelo, keloro, kawano, dan ongge.
Hasil studi fitokimia daun kelor (Moringa oleifera) menyebutkan bahwa daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, phenols yang juga dapat menghambat aktivitas bakteri. Komposisi dan konsentrasi senyawa fitokimia mengalami perubahan selama pertumbuhan tanaman.
Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berjudul "Uji Daya Hambat Sari Daun Kelor (Moringana Oliefera L)" Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus, Karya tulis ilmiah (KTI) ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Diploma III Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Kendari.
.
karya tulis ilmiah tentang daun kelor